Gerakan Pemberontakan di Indonesia (Setelah Kemerdekaan)
A. Sebab-sebab munculnya gejolak sosial di berbagai daerah pada masa awal kemerdekaan : Kekecewaan anggota KNIL (tentara Belanda), karena harus bergabung dalam APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat ), seperti pemberontakan Andi Azis di Makasar, RMS dipimpin Dr. Soumokil. Kekecewaan terhadap keputusan pemerintah dalam perundingan Renville, seoerti pemberontakan DI/TII di Jabar, Jateng, Aceh dan Sulawesi Selatan. Keinginan mendirikan negara sendiri yang terlepas dari negara RI, seperti DI/TII, RMS, PRRI/Permesta Masalah ekonomi dan perumbangan keuangan antara daerah dan pusat, seperti pemberontakan permesta. B. Ancaman desintegrasi bangsa dalam bentuk pergolakan dan pemberontakan Pemberontakan DII/TII (Darul Islam Indonesia/Tentara Islam Indonesia) Memiliki tujuan mendirikan Negara Islam Indonesia (NII), diproklamasikan pada tanggal 7 Agustus 1949 (Jateng), tanggal 20 September 1953 (Aceh). Terdiri dari 4 geromolan,...